pengaruh pupuk kiserit terhadap sawit

Posted June 8th, 2008 by ghobro
• Teknologi Pertanian
abstraks:
Penelitian tentang “ PENGARUH PUPUK KIESERIT TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT ( Elaeis quineensis. Jacg ) AKIBAT DI PEMBIBITAN AWAL ( Pre Nursery ) “ telah dilaksanakan oleh H. BUHARI di Desa Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu selama tiga bulan mulai dari bulan Oktober sampai dengan bulan Januari 2008 dibimbing oleh bapak Ir. MURYANTO sebagai pembimbing I dan ibu Dra. SEPRITA LIDAR, M.Si sebagai pembimbing II.
Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis Kieserit yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal (Pre Nursery).
Penelitian ini telah dilaksanakan secara eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan pupuk Kieserit (K) sebanyak 6 taraf yaitu tanpa perlakuan, 0,0 gr/tanaman, perlakuan, 1 gr/tanaman, perlakuan, 1,5 gr/tanaman, 2 gr/tanaman dan perlakuan, 2,5 gr/tanaman. Adapun parameteryang diamati adalah tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun, jumlah akar dan panjang akar bibit kelapa sawit.
Berdasarkan analisa sidik ragam diperoleh bahwa pemberian dosis pupuk Kieserit memberikan pengaruh terhadap tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun, jumlah akar dan panjang akar bibitkelapa sawit sedangkan dosis yang terbaik adalah 1,5 gr/tanaman.
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kelapa sawit ( Elaeis quineensis. Jacg ) merupakan – tanaman palma yang termasuk komoditi andalan di sektor perkebunan. Hal ini dikarenakan permintaan minyak sawit yang semakin meningkat, selain itu sebagai salah satu komoditi andalan ekspor non migas, perkebunan kelapa sawit juga dapat menciptakan kesempatan kerja dan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Kelapa sawit dapat digunakan untuk pembuatan sabun, minyak goreng, kosmetik dan bahan minyak biodisel.
Dari data Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hulu setiap tahunnya terjadi peningkatan luas perkebunan kelapa sawit, dimana pada tahun 2005 luasnya 48.000 Ha, sedangkan tahun 2006 luasnya 91.250 Ha, hal tersebut tentu akan membutuhkan bibityang lebih banyak.
Penyediaan bibit yang baik dan sehat selama di
pembibitan awal (Pre Nursery) maupun di pembibitan utama (Main Nursery) sangat besar pengaruhnya untuk pertumbuhan tanaman. (Rasjidin, 1983). Untuk memenuhi kebutuhan bibit dalam usaha meningkatkan luas areal penanamankelapa sawit, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bibit yang dipergunakan untuk penanaman di lapangan agar diperoleh tanaman yang sehat dan berproduksi tinggi.
Untuk mendapatkan kwalitas bibit yang baik, sangat berkaitan erat dengan pemupukan, dan diusahakan juga persyaratan tumbuh sebaik-baiknya. Tanaman harus mendapatkan makananyang cukup untuk pertumbuhannya. Perlakuan pemberian zat makanan yang cukup terhadap pertumbuhan tanaman di lapangan dengan jalan pemupukan ( Rinsema, 1983).
Dilihat dari pemberian unsur magnesium pada tanaman kelapa sawit dengan cara pemberian kieserit yang mengandung MgSO47H2O. Magnesium yang ada pada pupuk kieserit ini berfungsi dalam pembentukan klorofil, karbohidrat, lemak dan minyak. Di samping itu kieserit yang mengandung unsur magnesium ini juga berperan dalam transportasi phospat dalam tanaman. Dalam hal ini, pupuk kieserit dapat diberikan bersama-sama dengan pupuk lain dengan selang waktu pemberian setiap bulan.
Pertumbuhan bibit yang baik ini akan diperoleh jika pemeliharaan di pembibitan dilakukan dengan sempurna, di mana pemberian pupuk yang tepat adalah salah satu faktor penting. Pada saat ini belum ada penelitian tentang berapa dosis kieserit yang tepat untuk pertumbuhan bibit sawit di pembibitan awal (Pre Nursery).
Bertitik tolak dari hal tersebut penulis telah melakukan penelitian dengan judul: Pengaruh pupuk kieserit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit Elaeis quineensis. Jacg ) di pembibitan awal (Pre Nursery).
B. Tujuan Penelitian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis kieserit yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan awal (Pre Nursery).
C. Hipotesis.
Pemberian pupuk kieserit dapat meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di Pembibitan awal (Pre Nursery).
Diambil darihttp://one.indoskripsi.com/node/3334

About these ads

Tag:

Satu Tanggapan to “pengaruh pupuk kiserit terhadap sawit”

  1. purcahyopetanisawit Says:

    karena kiserit ,dolomit dan zeolit memang bagus dan tidak seperti pupuk kimia yg akan membuat struktur tanah dan jasat didalam tanah tidak maksimal dalam jangka pangjang nanti, karena bahan bahan ini berasal dari alam dan dapat disamakan dengan pemakain pupuk kompos yang sangat baik dan tidak merusak tanah (info ini saya dapat dari ngobrol dengan orang ptp )info dangkal yg saya dapat berikan sesuai kemampuan saya pribadi,mohon maaf jika ada kekurangan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: